Showing posts with label personal life. Show all posts

Nggak Sengaja Turun Berat Badan dari 59kg ke 50kg, Kok Bisa ?

Terakhir saya punya berat 50kg itu sewaktu masih duduk di bangku SMA, setelah itu udah kayak mimpi punya berat badan segitu. Semenjak lulus kuliah kemudian mulai kerja, berat badan sudah nggak pernah menyentuh 54kg. Karena emang saya dari dulu nggak pernah ada niatan buat diet ketat sampe punya target. Saya masih bisa pede dan berfikir kalau dengan tinggi 160cm dengan berat badan 59kg itu ngga gendut-gendut amat. Dan lagi saya merasa masih bisa gerak kok,  yah meskipun lebih banyak mager- nya.
Ilustrasi dari youtube.com
Sampe suatu ketika saya punya niatan "harus turun".

Benarkah Gaji Fresh Graduate Ditentukan Dari Asal Universitas ?

Source : mercubuana.ac.id
Akhir-akhir ini tengah heboh di media sosial, seorang fresh graduate UI menolak gaji 8 juta perbulan, dan menganggap bahwa lulusan UI berhak atas gaji diatas standar gaji lulusan universitas lain. Komentar netizen pun bermacam-macam, banyak yang mengatakan kalau dia terlalu sombong. Nggak sedikit pula yang menghujat kalau dia mempunyai attitude yang tidak baik. Bahkan banyak kalangan selebritis yang juga merupakan alumni UI pun melontarkan komentarnya hingga muncul hashtag #lulusanUI.

Susah Senang Jadi Guru Dadakan

Jadi guru bukanlah cita-cita saya, bahkan sama sekali nggak terfikir untuk jadi guru sebelumnya, apalagi guru sekolah dasar. Bukan karena saya nggak suka berbagi ilmu atau saya nggak suka anak-anak, tetapi lebih kepada saya merasa belum sanggup untuk menjadikan guru sebagai profesi tetap saya. Saya termasuk salah satu orang yang "money oriented". Jangan diasumsikan ke hal negatif dulu yaa. Maksud saya disini adalah, memulai karir sebagai guru berarti siap untuk bekerja secara suka rela tanpa memikirkan berapa "hasil" yang akan kita dapat. Inilah kenapa beberapa teman-teman saya yang jadi guru pun sekarang pindah profesi.

Cerita soal susahnya memulai karir sebagai guru sering saya dengar dari kakak-kakak kelas atau tetangga yang lebih dulu lulus sarjana pendidikan, apalagi di daerah saya yang mana mencari tempat untuk mengajar saja susah kalau nggak pakai "orang dalam". Lebih lagi kalau masih jadi guru honorer, untuk dapat gaji diatas satu juta perbulan pun susah. What ? sudahlah nggak usah pura-pura kaget, pasti kalian udah tau soal ini. Itulah kenapa saya milih untuk main aman aja.

Cerita TKW : Dua Minggu Pertama di Jeddah


JEDDAH from 6th floor (taken by my lovely friend Dwi)
Fyi, saya sekarang jadi TKW lagi dooong. Yey, biasa aja ya ? Yasudah saya tetep mau cerita. Ngga tau kenapa ya jadi kayak addicted kerja di luar gitu loh. Banyak alasan saya kenapa lagi lagi kerja di luar. Pertama karena ya emang we earn more kalo kerja di luar negeri, kedua bisa jalan ke tempat tempat baru, ketiga ya "tempat baru, pengalaman baru". Itu alasan personal saya, mungkin yang lain enggak. Bisa karena terpaksa atau alasan lain lainnya.

23 and The Targets


I would be a beautiful young lady in 23...
i would get my bachelor degree in 23...
i would be a millionaire in 23...
i would be an entrepreneur in 23...
i would get married in 23...
i would get scholarship to study abroad in 23...
and i would ... more and more... in 23...
If Allah gave me chances.

So many wishlist i made when i was younger. All my targets are on 23, because i though i would be mature enough to choose my life to be. I though everything will go well. But the reality is "i am 23 and most of my targets are not being reached". I had zero expectation on so many challenges toward my future life. So that, preparing about plan B is a must.

Re-arrange the target, make new schedule, and keep istiqomah.

When the reality is not like what you expected, it doesn't mean you fail. You were success in other side. The real failure is when you think you're failed.
Don't regret, don't regret, don't regret.

I am 23...

i am strong and still struggling...

Dear Sabah, I miss you....

Kinabalu Mountain
It has been a year and 2 months leave from the most memorable place i ever visited and stayed, Sabah. That was the first time i went abroad, i was 21yo and never traveled overseas before although it's very near from Indonesia (oh, what a pity), i didn't know everything about this country. I just googled and asked my friend that worked there for my preparation. Remember the first step it took after flight in Kota Kinabalu International Airport. One thing that i knew for sure i applied and would work in a construction company for a project named Sabah Ammonia Urea Project.

How my life run in last 12 months


It is almost a year i lost my way to write in this blog, and today i come after a year being a half student and half employee. hehe
I start my life in Jakarta as an ancient in the middle of crazy city, with no family, no friend, and no job (and the last part is the worst). That time i didn't know what would i do to get a job, until i made friend with Jobstreet.com, jobsdb.com, and of course ojek online (such as Uber, Gojek and Grab. Thanks God for created the creator of them). I can't remember how many times i applied the jobs, maybe it is around 500 times until i hired by my company i am working now.

My blog's Reborn

Semua akan bosan pada waktunya. Melewati lebih dari dua ratus hari terpenjara sepi melawan sunyi di ujung pulau ini ( assseeeeekk) membawa saya pada puncak tertinggi suatu hal yang dinamakan kejenuhan. Ya, hampir sembilan bulan saya menghabiskan hari hari saya untuk mengais rezeki di tanah Sabah, tepat di batas utara pulau kalimantan. Dengan segala aktivitas dan suasana kerja yang sama, ditambah lagi lokasi kerja yang jauh dari hingar bingar kota serta minimnya akses menuju kota cukup membuat jiwa saya berontak mencari sesuatu hal baru yang bisa saya kerjakan. Dan hasilnya, taraaaaa.... jadilah halaman blog ala ala ini.

Yang awalnya saya paling males lirik laptop, hampir setahun ini laptop dianggurin sampe si laptop ngambek keyboardnya pada nggak bisa dipake ngetik, sekarang rajin banget ngebuka tutup benda itu. Bahkan waktu kerja pun nyempetin buka blog buat ngulik yang aneh aneh, biar kaya blog blog beneran gitu. hehehe

Inget waktu pertama saya kenalan sama yang blog waktu saya masih kelas satu SMA (telat banget ya), dari guru TIK saya belajar buat buat sebuah blog dari blogger. Satu artikel terbit setelah itu terlupakan. Dan sebisa mungkin ngga terjadi untuk blog yang baru ini.

Inspirasi buat ngeblog banyak saya dapat dari hasil ngintip ngintip blog blog milik blogger profesional. Mulai dari ngepoin artikelnya sampe pernak pernik yang dipajang dihalamannya, sedikit demi sedikit belajar dan coba coba trik trik mempercantik blog. Semoga nanti bisa aktif terus nulis, share informasi dan berkreasi di blog ini.
Selamat membacaa.....